Aplikasi Nonton Drama Pendek ala Netflix. Bayar Sekali, Bebas Nonton Ribuan Episode Tanpa Koin.
Cukup daftar di Kipli Box, SEKALI bayar, SEMUA tontonan premium ada di tangan kamu:

























Terkumpul dari 26 Platform.
Tonton sampai cucu kamu kuliah, gak bakal tamat!
Ada seorang penggila drama Cina. Dia rela bayar Rp2.000.000 per tahun hanya untuk berlangganan DramaWave saja.
Tapi begitu dia coba masuk dan lihat sendiri isi Kipli Box...
| Platform | Langganan Sendiri | Di Kipli Box |
|---|---|---|
| DramaWave | ~Rp167rb/bln | ✓ Ada |
| DramaBox | ~Rp89rb/bln | ✓ Ada |
| FlexTV | ~Rp89rb/bln | ✓ Ada |
| + 23 platform | ~Rp500rb/bln | ✓ Ada |
| Total / tahun | Rp10.848.000 | Rp79.000 |
Jangan jadi yang terakhir mengetahuinya.
Yongki — Dewa Khayangan
"...ternyata saya baru menyadari, bahwa saya adalah dewa yang hidup kembali... terima kasih Kipli BOX!"
Irvan — Ketua Direksi Asli
"...ternyata saya ditipu oleh keluarga sendiri, dan mereka berusaha mengambil hartaku... KIPLI BOX, emang top!"
Mita Rahayu — Ex Pegawai Biasa
"...akhirnya aku berhasil membongkar rahasia jahat atasanku yang suka fitnah aku... Kipli BOX luar biasa!"
Supendi — CEO yang Tersakiti
"...rasain itu orang-orang yang gibahin aku... sekarang mereka menyesal karena aku sudah berhasil jadi CEO!"
Gak pake ribet, gak pake nunggu lama.
Tekan tombol GABUNG di bawah ini untuk buat akun kamu.
Bayar sekali seumur hidup via QRIS atau Transfer Bank otomatis.
Akun langsung aktif. Daftar gampang cukup pakai nomor WA aktif, tonton 26 platform detik itu juga.
Butuh panduan pendaftaran?
Chat Admin WA: 0815-8817-929
Investasi Sekali Seumur Hidup
Sekali bayar. Selamanya.
Bukan per bulan. Bukan per tahun.
Akses 26 platform seumur hidup.
Pembayaran OTOMATIS via QRIS / Transfer.
Bingung cara bayar atau daftarnya? Admin siap bantu:
💬 Chat WA: 0815-8817-929
Langganan 26 Apps = Rp 10,8jt+/Tahun
Kipli Box = Rp 79rb Seumur Hidup
Rp 0,2 / episode.
Lebih murah dari seblak langganan kamu !!! 🍜
"Apakah kalian tau kenapa tempe bikinnya lama? Ya, karena bahan-bahan pembuatan tempenya ke-'delay'..."